digital marketing analytics Wivi Digital

Digital Marketing Analytics

Digital Marketing Analytics adalah penggunaan tool untuk menganalisa akun social media ataupun pemasaran digital di website. Digital analytics ini bertujuan mendorong peningkatan dari online experience yang dirasakan oleh pelanggan dan calon pelanggan kamu. Sebenarnya, banyak definisi tentang digital analytics. Artikel kali ini akan membahas tentang apa itu Digital Analytics, digital marketing kerjanya apa, dan masih banyak lagi. Jadi, tunggu apalagi? yuk simak dan belajar bersama seputar digital marketing.

Apa itu Digital Analytics?

Apa itu Digital Analytics

Digital analytics atau analisis digital adalah proses menganalisis data digital dari berbagai sumber contohnya situs website, aplikasi seluler, dan lainnya. Pelaku bisnis bisa mendapatkan informasi yang jelas tentang bagaimana pengguna atau pelanggannya berperilaku.

Dengan melalui digital marketing analytics, perusahaan mampu mendapatkan wawasan tentang area mana yang masih memerlukan perbaikan. Digital analytics membantu perusahaan untuk memberikan pengalaman yang lebih baik pada klien dan pelanggan potensial. Hal ini lama-kelamaan akan membawa kamu untuk meraih pencapaian tujuan yang diinginkan.

Mengapa harus digital analytics untuk pemasaran? Karena, digital analytics memungkinkan kamu untuk menganalisis kekuatan channel yang berbeda dan nantinya bisa membantu kamu dalam memutuskan mana yang harus difokuskan dan berpeluang memunculkan gagasan untuk meningkatkan traffic dari channel lainnya.

Disini, digital marketing sangat berguna karena kemampuan dalam pelacakan (trackability) dan pengukurannya (measurability) sudah pasti akurat dan aktual. Hal ini dapat kita manfaatkan untuk memperhitungkan apakah strategi marketing yang perusahaan lakukan sudah berhasil dengan efektif atau belum. Di sinilah digital analytics itu berperan, untuk mengetahui semua data dari A sampai Z atas aktivitas pemasaran di perusahaan.

Google Analytics

Seorang digital marketer pastinya sudah tidak asing lagi dengan keberadaan Google Analytics. Tetapi untuk para pebisnis yang baru memulai bisnisnya, mungkin akan merasa asing. Jadi, Google Analytics adalah tools yang biasa digunakan untuk melakukan digital analytics. Google Analytics sendiri adalah bagian dari Google Marketing Platform yang umumnya digunakan gratis. Akan tetapi, untuk mendapatkan layanan advance, terdapat opsi berbayar yaitu Google Analytics 360.

Di Indonesia sendiri, Google Analytics banyak digunakan oleh para para blogger, web developer, bahkan sampai semua ahli digital marketing mendukung kebutuhan strategi dalam pemasaran. Secara detail, Google Analytics bisa membantu kamu untuk membuat laporan tentang traffic website atau blog dalam kurun waktu harian, mingguan, atau bulanan.

Marketing Analyst

Apa itu marketing Analyst? Marketing analyst adalah profesi yang memiliki tanggung jawab untuk melakukan market research dan kemudian melakukan analyst dengan data yang dikumpulkan untuk kemudian dipelajari. Data yang telah selesai dianalisis kemudian akan menjadi bahan pertimbangan dalam melakukan pengembangan produk hingga strategi yang dijalankan perusahaan untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Tugas dan tanggung jawab marketing analyst adalah selalu peka dengan trend yang terjadi di pasar. Oleh karena itu, peran ini selalu dituntut untuk terus up to date. Seorang marketing analyst juga dituntut agar bisa menganalisa sebuah data, selain itu juga harus paham dengan pasar dan kebiasaannya.

Marketing analyst biasanya akan bekerja sama dengan kelompok atau individu sesuai dengan kondisi. Menjadi seorang marketing analyst harus memiliki kemampuan dalam bekerja dengan siapapun. Satu hal yang terpenting adalah mampu dalam memecahkan masalah dan membuat keputusan yang tepat. Sebuah keputusan harus diambil secara tepat sesuai dengan data yang telah dikumpulkan.

Apa Manfaat Analisis Digital Marketing?

Apa Manfaat Analisis Digital Marketing

Analisis digital marketing adalah proses mengubah perilaku pelanggan dan juga data pengguna menjadi wawasan bisnis yang bisa ditindaklanjuti. Berikut beberapa yang bisa didapatkan dari analisis digital marketing:

1. Dapat Memahami Preferensi Pelanggan

Marketing bisa menggunakan analitik dalam mengidentifikasi data pelanggan dan demografi untuk mendapatkan wawasan yang bermanfaat tentang target audiens. Kamu bisa menggunakan informasi ini untuk mengoptimalkan kampanye pemasaran agar sesuai dengan target audiens.

2. Mengoptimalkan Kampanye Pemasaran 

Ketika kamu memiliki pemahaman yang jelas tentang target pelanggan, kamu bisa menyesuaikan strategi pemasaran agar nantinya sesuai dengan kebutuhan mereka. Dengan menganalisis data di kampanye pemasaran digital, kamu bisa mengidentifikasi alasan dan juga cara audiens berinteraksi dengan konten pemasaran. Hal ini bisa membantu kamu dalam mengoptimalkan efisiensi kampanye pemasaran dengan cara mengidentifikasi saluran dan frekuensi pesan yang sesuai.

3. Meningkatkan Personalisasi

Cara terbaik dalam meningkatkan keuntungan kampanye pemasaran digital adalah dengan mempersonalisasi pesan pemasaran agar sesuai dengan pilihan pelanggan. Melalui analisis digital bisa membantumu mendapatkan informasi tentang cara pelanggan berinteraksi di berbagai saluran dan kemungkinan mereka merespons kampanye kamu.

4. Meningkatkan Pengalaman Pelanggan

Analisis digital membantu pemasar dalam melacak tindakan pengguna di situs web klien. Hal ini bisa mempermudah memahami detail penting di pengalaman pengguna seperti alasan di mana mereka keluar dari situs. Dengan menggunakan informasi tersebut, kamu dapat meningkatkan pengalaman pengguna dan meningkatkan konversi.

5. Memprediksi Perilaku Pelanggan

Analisis marketing memberikan wawasan tentang pengalaman pelanggan di masa lalu dan membantu marketer mengidentifikasi pola yang memprediksi perilaku di masa depan. Selain itu juga, analitik bisa membantu pemasar mengidentifikasi tren dan tetap menjadi yang terdepan dalam persaingan. 

6. Membantu Mengidentifikasi Tren

Analisis data membantu kamu dalam mengidentifikasi tren saat ini dan melakukan analisis prediktif. Hal ini dilakukan untuk membuat keputusan pemasaran berdasarkan data yang berwawasan luas. Analisis data prediktif bisa membantu bisnis menentukan produk mana yang nantinya akan dipasarkan dan kapan akan dilakukan. Tentunya, hal ini sangat membantu dalam memprediksi tren industri dalam mengubah kampanye pemasaran agar sesuai dengan tren yang sedang berlangsung.

Digital Marketing Kerjanya Apa Aja?

Digital marketing banyak digunakan oleh perusahaan dibandingkan dengan metode pemasaran konvensional. Di industri digital marketing, ada banyak sekali jenis pekerjaan yang tersedia. Berikut beberapa jenis pekerjaan di bidang digital marketing:

1. SEO Specialist

Menjadi SEO specialist memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan visibilitas website atau produk dalam hasil pencarian di mesin pencari, seperti Google. Jenis pekerjaan ini meliputi riset kata kunci, menganalisis pesaing, dan juga menerapkan strategi SEO untuk meningkatkan peringkat dalam pencarian.

2. Social Media Manager

Seorang social media manager bertugas untuk mengelola akun media sosial dalam bisnis atau perusahaan. Tugas-tugas tersebut meliputi pembuatan konten yang menarik, membangun pengikut, dan juga memonitori aktivitas media sosial.

3. PPC Specialist

PPC specialist memiliki tanggung jawab dalam membuat dan mengelola kampanye iklan yang berbayar. Pekerjaan ini meliputi beberapa kegiatan yaitu riset kata kunci, menulis iklan, memilih platform iklan, dan juga mengelola anggaran iklan.

4. Content Marketer

Seorang content marketer bertanggung jawab dalam membuat konten yang menarik seperti artikel, video, atau infografis. Pekerjaan ini meliputi riset topik, penulisan konten, dan mempromosikan konten melalui berbagai media.

5. Email Marketer

Email marketer memiliki tanggung jawab dalam pembuatan dan pengiriman email marketing untuk bisnis atau perusahaan. Tugasnya meliputi menulis email, membuat daftar penerima email, dan juga menganalisis data email.

Kesimpulan

Marketing analyst adalah seseorang yang memiliki tanggung jawab dalam menganalisis data pasar dan perilaku konsumen. Hal ini dilakukan untuk membantu bisnis agar meningkatkan pemasaran. Menjadi seorang marketing analyst tentu saja membutuhkan keterampilan terhadap analisis data, pemahaman tentang pasar dan juga perilaku konsumen. Tidak hanya itu, seorang marketing analyst juga harus memiliki keterampilan dalam berkomunikasi dan pemecahan masalah. 

Setelah membaca informasi di atas, apakah kamu masih bingung dengan dunia digital marketing? Atau mau tau lebih banyak tentang dunia digital marketing? Yuk, bergabung dengan kelas Wivi Digital sekarang!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top